Dia menilai Sekolah Rakyat menjadi salah satu ikhtiar penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Program Presiden ini diharapkan dapat mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita semua tidak tahu. Mungkin adik-adik yang sekarang di Sekolah Rakyat ini, ke depannya mereka akan menjadi generasi emas yang sangat luar biasa untuk mengharumkan nama baik Indonesia di masa mendatang," pungkas Ali.
Sebelumnya, Gus Ipul didampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat tiba sekitar pukul 13.29 WIB. Kedatangan mereka disambut meriah oleh siswa Sekolah Rakyat yang mengenakan pakaian dinas lapangan lengkap. Para siswa kompak meneriakkan yel-yel penyambutan. Suasana semakin semarak ketika seluruh hadirin serentak menyanyikan lagu Maju Tak Gentar sebelum Mensos menuju tempat yang telah disediakan.
Acara dipandu oleh Ghazy Ghalibie, siswa Sekolah Rakyat, yang tampil percaya diri sebagai pembawa acara. Rangkaian penampilan dibuka dengan atraksi baris-berbaris variasi di atas panggung yang dipimpin oleh Danton Satria Wijaya. Gerakan yang kompak dan kreatif mengundang tepuk tangan dari para hadirin.
Kemudian, tiga siswi menampilkan tari tradisional Jaipong dengan gerakan gemulai. Pertunjukan dilanjutkan dengan seni bela diri pencak silat. Mengenakan pakaian serba hitam, para siswa memperlihatkan kelincahan, kekuatan, dan kekompakan dalam setiap gerakan.
Penampilan tak kalah memukau ditunjukkan melalui pidato dalam tiga bahasa asing. Dzaky Pratama berpidato dalam bahasa Inggris, Voni Rahmaini dalam bahasa Arab, dan Siti Nuraisyah dalam bahasa Mandarin. Ketiganya menyampaikan pesan tentang semangat meraih cita-cita melalui pendidikan di Sekolah Rakyat.
Selanjutnya, paduan suara yang mengenakan seragam dinas pesiar membawakan lagu tradisional Sunda berjudul Jang, yang dirangkai dalam medley dengan lagu Ibu dan Ayah. Diiringi pembacaan puisi oleh Vania yang mengungkapkan impian anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk meraih masa depan yang lebih baik, penampilan tersebut menyentuh hati para hadirin hingga sejumlah di antaranya berlinang air mata.
Rangkaian penampilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa Sekolah Rakyat memiliki potensi, bakat, dan kepercayaan diri sebagai hasil dari pembelajaran yang dilakukan selama ini.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bandung M. Akhiri Hailuki, perwakilan Kapolres Bandung Kompol Bony Yuniar, Dandim Bandung Letkol Kav. Samto Betah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Ningning Hendasah.
Turut hadir Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, Staf Khusus Menteri Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Agustinus Budi Prasetyohadi dan Andy Kurniawan, Sekretaris Ditjen Linjamsos Beni Sujanto, Direktur PSNK Faisal, Kepala Biro Humas Devi Deliani, serta kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan SRT 4 Kabupaten Bandung, dan pendamping PKH se-Kabupaten Bandung.