"Mereka sudah otomatis menjadi agen, agen Perlinsos namanya. Relawan pendataan. Untuk meningkatkan keakuratan data penerima manfaat itu, mereka juga diharapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengusul/menyanggah calon penerima manfaat melalui platfom yang sudah disiapkan," kata dia.
Melalui pendampingan tersebut, Saifullah berharap tata kelola data bansos dapat terintegrasi dengan baik, sehingga intervensi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), jaminan kesehatan, hingga program lanjutan seperti Sekolah Rakyat juga dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
"Dengan sinergi lintas sektor di bawah motor penggerak para pendamping, seluruh warga yang berhak diharapkan dapat terakomodasi secara adil dan transparan ke dalam sistem layanan digital. Dan untuk itu kerja kita harus terarah, terpadu, berkelanjutan," katanya.