Menurut dia, gangguan terhadap distribusi beras dapat berdampak terhadap harga pasar, daya beli masyarakat, serta kepercayaan publik terhadap program pangan pemerintah.

Ia meminta seluruh pihak menjaga tata kelola distribusi beras agar program SPHP benar-benar berjalan sesuai tujuan awal untuk menjaga pasokan dan harga pangan.

Amran menilai penindakan terhadap pelaku pengoplosan menjadi bagian penting dalam menjaga sistem pangan nasional agar tetap transparan, adil, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia berharap proses hukum terhadap dugaan penyalahgunaan beras SPHP mampu memberikan efek jera serta mencegah munculnya praktik serupa yang merugikan konsumen.

Amran menegaskan pemerintah akan terus mengawal distribusi pangan strategis agar manfaat program stabilisasi harga benar-benar diterima masyarakat sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Mentan melakukan inspeksi mendadak di dua lokasi dugaan praktik pengoplosan beras program SPHP menjadi beras premium di Jakarta Timur, guna menjaga tata niaga beras.