NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta kepolisian membongkar mafia beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga ke akar setelah menemukan dugaan pengoplosan beras bersubsidi menjadi beras premium di Jakarta Timur.
Amran menegaskan pengungkapan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku yang telah diamankan apabila penyelidikan masih menemukan keterlibatan jaringan lain dalam distribusi maupun pengemasan beras bersubsidi tersebut.
"Kalau bisa dibongkar sampai akar-akarnya. Kami sebagai Menteri Pertanian, kami memohon kepada Pak Kapolres, kepolisian, ini dibongkar sampai akar-akarnya," kata Mentan di sela sidak di Toko/Rumah Beras Kayumanis di Jalan Kayumanis X No.46A RT 07 RW 01 Pisangan Baru Matraman Jakarta Timur, Rabu.
Menurut Amran, aparat penegak hukum perlu menelusuri seluruh rantai distribusi mulai asal beras, lokasi pengemasan, jalur pemasaran, hingga pihak yang memperoleh keuntungan dari praktik tersebut.
Ia menilai pembongkaran jaringan mafia beras menjadi langkah penting untuk memastikan program stabilisasi pasokan dan harga pangan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.