Sementara itu, Zulhas mengatakan penambahan tersebut merupakan keputusan pemerintah untuk memperkuat pasokan dan menjaga harga beras di pasar.
"Untuk merespons itu, maka kami baru saja rapat memutuskan: kita tambah suplainya untuk beras subsidi yang kita kenal dengan SPHP. SPHP medium. Kita tambah lagi tadi 1 juta," kata Zulhas.
Karena itu, pemerintah menambah 1 juta ton SPHP medium yang akan disalurkan pada periode Oktober hingga Desember 2026 dan dilanjutkan hingga memasuki masa panen berikutnya. Beras SPHP tersebut ditujukan untuk menjaga pasokan sekaligus menekan kenaikan harga di pasar.
Pemerintah Percepat Bantuan Pangan dan Operasi Pasar
Amran juga menegaskan selain memperkuat pasokan beras, pemerintah juga mempercepat bantuan pangan dan melakukan operasi pasar secara besar-besaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas pangan sekaligus memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh beras.
"Sudah didorong. Bulog kami minta percepat. Bulog minta percepat," tegas Amran saat ditanya mengenai pasokan beras premium di ritel modern.