"Jadi kalau saya kecam hari ini, besok peristiwa, kita lagi kecam lagi, lusa kecam. Kecam-kecam tidak bikin apa-apa, karena itu kita harus mengerem supaya di masa akan datang tidak boleh terjadi lagi," ujar dia.
Ia juga menekankan perlunya batas yang jelas untuk melindungi masyarakat sipil dari dampak operasi.
"Harus ada batas demarkasi bahwa aspek sipil-sipil ini tidak boleh diganggu," kata dia.
Pigai menegaskan proteksi tersebut harus diberikan tanpa membedakan latar belakang warga.
"Oleh karena itu, proteksi terhadap warga sipil secara keseluruhan, baik itu orang Papua maupun warga non-Papua, semua sama-sama, itu penting," ujarnya.