NADIKABAR.COM — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi 121 fasilitas kesehatan yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga saat ini, pekerjaan konstruksi telah dimulai di 90 lokasi atau sekitar 74,4% dari total fasilitas yang ditangani.
Upaya dilakukan untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan dasar masyarakat serta memastikan fasilitas publik dapat kembali berfungsi untuk melayani kebutuhan warga di wilayah terdampak. Pada tahap tanggap darurat, Kementerian PU telah melakukan pembersihan material bencana dan penanganan infrastruktur terdampak sebagai langkah awal menuju pemulihan permanen.
Di Provinsi Aceh, penanganan mencakup 50 fasilitas kesehatan dan seluruhnya telah memasuki tahap konstruksi. Sementara itu, di Sumatera Utara, pekerjaan konstruksi telah dimulai pada 21 dari 36 fasilitas kesehatan. Selanjutnya di Sumatera Barat, sebanyak 19 dari 35 fasilitas kesehatan telah memasuki tahap konstruksi.
Menteri PU Dody Hanggodo memastikan proses pemulihan infrastruktur pascabencana terus berjalan dengan progres yang positif. Berbagai langkah percepatan menuju pemulihan permanen juga terus dilakukan agar fasilitas publik dapat kembali mendukung aktivitas masyarakat.