Sementara itu, di Provinsi Sumatera Barat, dari total 25 fasilitas peribadatan, sebanyak 5 lokasi tahap konstruksi. Penanganan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kondisi bangunan agar fasilitas dapat kembali digunakan secara layak.
Secara keseluruhan, progres fisik penanganan fasilitas umum dan fasilitas sosial telah mencapai 21,90 persen per 12 Oktober 2026, yang mencakup fasilitas kesehatan serta fasilitas peribadatan di tiga provinsi terdampak.
Kementerian PU terus mendorong percepatan pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan kesiapan konstruksi, kondisi lapangan, serta kebutuhan masyarakat di setiap lokasi. Melalui rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkelanjutan, pemulihan fasilitas kesehatan diharapkan dapat memperkuat kembali pelayanan dasar dan mendukung kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana.