NADIKABAR.COM — Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, memberi jaminan bahwa Indonesia sudah tidak mengimpor ikan tuna karena sepenuhnya diproduksi secara lokal.

"Menurut saya, tuna 100 persen gak ada yang impor," ujar Trenggono dalam acara Agrifood Forum 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (19/10).

Awalnya, Menteri KKP mendapatkan pertanyaan terkait informasi yang beredar restoran-restoran di Indonesia menggunakan tuna impor. Namun, ia mengklaim bahwa tuna di Indonesia tidak ada yang berasal dari hasil impor. Bahkan, menurutnya, Indonesia sudah mengekspor ikan tuna dengan nilai cukup besar.

"Tanggapan kita itu intervensi sampai ke Lautan Hindia untuk tuna biru. Kan, ada tiga jenis tuna: tuna mata besar, tuna sirip kuning, dan tuna sirip biru. Ini kita sangat kuat," jelasnya.

Namun, Trenggono membuka adanya kemungkinan bahwa impor yang dimaksud adalah tuna dalam bentuk yang telah diolah.

"Kecuali kalau misalnya kita ekspor bahan baku tuna, terus kemudian diolah di sana, lalu balik lagi, itu mungkin. Tapi, hampir gak ada [impor], lah," sebut Trenggono.