Keputusan ini sekaligus membuat Ceferin dipastikan takkan menantang Gianni Infantino dalam pemilihan presiden FIFA tahun depan. Sebelumnya Ceferin digadang-gadang bakal menjadi pesaing Infantino, yang didesak mundur usai berencana menjual saham Piala Dunia.

Di bawah pimpinan Ceferin, UEFA menjadi konfederasi yang menuntut reformasi di tubuh FIFA. Salah satu desakannya adalah meminta Infantino diganti.

Kini timbul pertanyaan, siapa yang akan didorong UEFA untuk maju dan menantang Gianni Infantino, setelah Aleksander Ceferin memastikan tetap bertahan di Eropa?