Laporan awal menyebut Muse Charm dibekali layar sentuh sekitar 2 inch dan koneksi 5G bawaan, sehingga dapat berfungsi sebagai perangkat AI mandiri.

Untuk menggunakannya, pengguna cukup menyentuh sensor sidik jari. Avatar Muse kemudian muncul di layar dan pengguna bisa melakukan percakapan suara secara real-time.

Konsep ini membedakan Charm dari chatbot AI yang umumnya berada di dalam smartphone. Pengguna tidak perlu membuka aplikasi atau mengetik prompt, cukup mengambil Charm dan berbicara dengan AI.

Muse sendiri diperkenalkan Meta sebagai personal AI agent, bukan sekadar chatbot untuk menjawab pertanyaan. AI ini dirancang untuk menjalankan sejumlah pekerjaan atas nama pengguna.

Muse dapat membantu mengirim email, mengatur perjalanan, berbelanja, hingga menjalankan tugas melalui layanan yang telah dihubungkan pengguna. AI tersebut beroperasi melalui Muse Secure VM, komputer virtual khusus untuk menjalankan agent dan menyimpan data pengguna.

Di Meta Connect 2026, Meta turut memperluas dukungan Muse ke sejumlah layanan, termasuk Walmart, Best Buy, PayPal, Shopify, GitHub, Notion dan Box. Muse bahkan akan memiliki alamat email sendiri untuk membantu menyelesaikan tugas.