Bahkan, jelang keberangkatannya ke Jepang untuk mengikuti Asian Para Games 2026, Slamet masih memberikan motivasi kepadanya. Namun, Michael harus menerima kenyataan pahit sang pelatih telah berpulang beberapa hari sebelum keberangkatan.

"Pak Slamet terus memotivasi saya, tetapi beberapa hari sebelum ke sini (Nagoya), beliau sudah tidak ada," katanya.

Meski terus mengenang mendiang pelatih, Michael memastikan akan terus menjaga fokus karena masih ada pertandingan penting yang dihadapi esok Rabu (21/10) di nomor lempang lembing.

"Untuk pertandingan besok, saya mau memberikan yang terbaik," katanya.