Hal tersebut membebani keuangan Microsoft. Pada bulan April, perusahaan ini mengumumkan program pensiun sukarela untuk pertama kalinya, di mana sekitar 7% karyawan di AS memenuhi syarat. Kemudian bulan Juli, Microsoft mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 4.800 karyawan.
"Penawaran Pengunduran Diri Sukarela mencerminkan bagian penting dari cara kami mengembangkan pendekatan terhadap perubahan: menciptakan fleksibilitas lebih besar dan jika memungkinkan, lebih banyak cara bagi karyawan untuk merancang babak baru dalam hidup mereka," tulis Amy Coleman, Chief People Officer Microsoft.
Microsoft saat ini berada di tengah transformasi model bisnis dan semakin berupaya mengenakan biaya kepada klien berdasarkan seberapa banyak AI yang mereka gunakan. Perusahaan ini telah membekali para pemrogram, tenaga penjual, dan pekerja rantai pasokan dengan berbagai tool AI dan melihat hasil yang nyata.