NADIKABAR.COM — Angkatan Laut AS Amerika Serikat menunjuk Boeing untuk memproduksi jet tempur baru. Departemen Perang AS mengumumkan Boeing meraih kontrak lebih dari USD 20 miliar (Rp 357 triliun) untuk pengembangan F/A-XX, jet tempur serang generasi keenam untuk memperluas jangkauan kapal induk dan menggantikan beberapa pesawat tempur lama.

Kesepakatan ini memberikan Boeing program pesawat tempur generasi keenam keduanya, menyusul terpilihnya perusahaan tersebut untuk menggarap proyek F-47 milik Angkatan Udara AS pada tahun 2025.

"Memproduksi dua jet tempur canggih secara paralel selalu menjadi rencana kami dan kami telah berinvestasi untuk itu. Kami siap dan mampu membangun beberapa program lini pesawat tempur masa depan secara bersamaan," kata Steve Parker, Presiden dan CEO Boeing Defense, Space & Security.

Kontrak dengan Angkatan Laut tersebut mencakup beberapa pesawat uji untuk keperluan pengujian darat, evaluasi kelaikan udara, serta integrasi sistem dan persenjataan.

"F/A-XX adalah pilar penting dalam komitmen kami untuk menjaga perdamaian melalui kekuatan. F/A-XX akan mendominasi wilayah udara yang disengketakan, memperluas jangkauan operasional, dan memberikan keunggulan tempur yang menentukan," kata Michael P. Duffey, Wakil Menteri Perang.