NADIKABAR.COM — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkap empat kapal tanker telah ditembak dan terbakar saat memindahkan muatan minyak di Teluk Persia, serta tiga kapal lain mengalami insiden setelah menabrak ranjau di bagian barat Selat Hormuz.
Angkatan Laut IRGC dalam siaran pers pada Kamis pagi bahwa mereka telah melacak empat kapal setelah armada tersebut memanfaatkan rute tidak resmi, kendati sebelumnya perusahaan pelayaran telah diberi peringatan.
IRGC menyatakan kapal itu diketahui memindahkan muatan minyak di bagian utara Teluk Persia dan segera terkena serangan.
Mereka juga melaporkan ketiga kapal terkena ranjau dan terbakar di bagian barat Selat Hormuz pada Rabu malam (21/10) sehingga armada tersebut tidak bisa bergerak.
Pernyataan itu menuding Amerika Serikat karena mengarahkan kapal-kapal untuk memanfaatkan jalur ilegal yang telah dipasangi ranjau sehingga meningkatkan sejumlah kejadian di perairan.
IRGC memperingatkan jika kejadian terus berlanjut, maka serangan dapat diperluas ke markas AS di kawasan, dan menekankan hal itu sebagai peringatan serius.
Penerjemah: Bayu Prasetyo