Asupan tinggi protein: Membutuhkan energi ekstra untuk dicerna sehingga membuat perut terasa kenyang lebih lama.
Makanan tinggi serat: Memperlambat proses pencernaan dan mencegah dorongan ngemil berlebih.
Teh hijau dan kopi hitam (Americano): Kandungan kafein dan antioksidannya membantu meningkatkan metabolisme serta menahan rasa lapar sementara.
"Tapi kalau misalnya habis makan atau minum tersebut tiba-tiba lemaknya hilang secara ajaib, itu tidak ada ya. Makanan dan minuman tersebut sifatnya hanya membantu program diet kamu," ungkap dr Yaze dalam live TikTok NadiKabar, Kamis (20/8/2026).
Selain meluruskan mitos soal makanan pembakar lemak, dr Yaze juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam mengatur pola hidup. Menjalani program penurunan berat badan bukanlah proses serba cepat yang cukup dilakukan dalam waktu 1 atau 2 bulan saja.