NADIKABAR.COM — Harga minyak dunia anjlok 1,34 persen ke US$115 per barel pada perdagangan Senin (26/10), setelah melonjak hampir ke level tertinggi dalam enam bulan pada akhir pekan lalu.

Namun, penurunan harga minyak dibayangi serangan Houthi terhadap Arab Saudi, yang masih memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent turun US$1,56 atau 1,34 persen menjadi US$115,16 per barel. Sementara, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun US$1,60 atau 1,55 persen menjadi US$101,67 per barel.

Jumat lalu (23/10), harga minyak ditutup naik hampir US$3 per barel setelah serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi.

Secara mingguan, harga minyak Brent naik 6 persen, sedangkan WTI melonjak 2,3 persen.

Serangan Houthi ke Saudi tersebut berlanjut sepanjang akhir pekan. Kelompok Houthi juga menyatakan telah menyerang bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi pada Sabtu (24/10).

Sementara itu, Arab Saudi pada Minggu (25/10) menyatakan telah mencegat sejumlah rudal dan drone yang menyasar negaranya.

Arab Saudi kembali mengoperasikan sebagian aktivitas di bandara utamanya kemarin, setelah fasilitas tersebut mengalami kerusakan akibat serangan Houthi sebelumnya.

Meski sebagian operasional kini telah kembali berjalan, kelompok Houthi berjanji akan terus menargetkan fasilitas tersebut.