Selain itu, saham-saham tersebut juga masih dapat diperdagangkan namun pergerakan harganya tidak akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Tujuan implementasi kebijakan tersebut untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar, karena ada potensi risiko dalam saham-saham di dalam HSC.
Rully menyatakan saham-saham HSC yang dianggap cukup berisiko, dalam artian ada pihak-pihak tertentu yang mungkin memiliki konsentrasi besar, dapat mempengaruhi harga saham menjadi mudah “digoreng”.
“Kalau misalkan gampang ‘digoreng’ oleh pihak-pihak tertentu, ini menyebabkan berpengaruh besar terhadap IHSG,” kata dia.
Karena itu, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas menganggap BEI memang harus mendorong penyebaran porsi kepemilikan saham sehingga tidak memudahkan saham-saham tersebut dimanipulasi.