NADIKABAR.COM — PBB/New York (NadiKabar) - Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Referendum di Sahara Barat (MINURSO) akan melakukan penarikan personel penjaga perdamaian dan peralatan secara bertahap, kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric, Senin (2/11).
Pada Sabtu (31/10), mandat MINURSO berakhir setelah Dewan Keamanan PBB tidak memperpanjang masa tugas misi tersebut.
"Tim yang lebih kecil di bawah pengawasan Departemen Dukungan Operasional kami akan bertanggung jawab atas penutupan dan serah terima 13 lokasi yang dioperasikan MINURSO secara tertib dan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Pembubaran misi akan dilakukan secara bertahap," kata Dujarric dalam konferensi pers.
Menurut Dujarric, misi penjaga perdamaian tersebut akan memulangkan sekitar 160 pengamat militer, memberhentikan 180 personel sipil dan staf terkait lainnya, serta menutup 13 fasilitas operasional.