"Diduga Terlapor IP telah melakukan video call dengan seorang laki-laki, kemudian teman laki-laki Terlapor meminta Terlapor IP untuk melakukan pelecehan terhadap korban dan menawarkan sejumlah uang agar Terlapor IP mau melakukannya," jelas Made.
Polisi saat ini masih melakukan penyidikan terkait kasus tersebut. Saat ini polisi tengah memburu sosok pria yang diduga memerintahkan pelaku untuk melakukan tindakan bejat.
Dirres PPA Dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Rita menambahkan pihaknya masih menyelidiki keterlibatan pihak lain yang diketahui sempat melakukan video call dengan ART itu saat dugaan pencabulan terjadi.
"Kita sedang kembangkan kepada orang yang menghubungi si ART ya, supaya dia mau mengirimkan konten dan lain-lain, itu yang sedang sekarang kita kembangkan," jelasnya.