Teknologi
HALAMAN 2 DARI 3
Mobil Bensin Makin Ditinggalin di China, Penjualannya Drop Parah
Mobil pembakaran internal (ICE) makin ditinggalkan konsumen di China. Karuan saja, penjualannya selama Agustus 2026 merosot 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu!
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Jumat, 11 September 2026 pukul 03:42 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Dari jumlah tersebut, mobil listrik murni (BEV) menyumbang 698 ribuan unit. Penjualannya masih tumbuh 1,7% dibandingkan tahun lalu. Sementara mobil plug-in hybrid (PHEV) terjual 307 ribuan unit atau turun 25,8%. Penjualan PHEV sudah turun selama delapan bulan berturut-turut.
Dengan demikian, maka pangsa pasar mobil ICE di China kini tinggal 34,8%. Bukan tak mungkin, angkanya makin tergerus dari tahun ke tahun.
Salah satu faktor yang disebut CPCA ikut menekan permintaan mobil bensin adalah meningkatnya harga bahan bakar. Harga rata-rata bensin RON 95 di China kini sekitar 8,7 yuan atau Rp 20 ribu per liter.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.