Jika seluruh permukaan tersebut dimanfaatkan, Hongqi menargetkan mobil mampu menghasilkan sekitar 10 kWh listrik per hari. Energi itu diklaim cukup untuk memberikan tambahan jarak tempuh hingga 80 km per hari.

Artinya, mobil listrik nantinya bukan sekadar kendaraan yang diisi listrik dari rumah atau stasiun pengisian. Kendaraan bisa ikut memanen energi matahari saat diparkir atau digunakan.

Meski begitu, Hongqi belum mengungkap kapan teknologi tersebut akan masuk ke mobil produksi massal. Sebelumnya, merek tertua di China tersebut juga dikabarkan menyiapkan teknologi pengisian cepat serta menguji baterai solid-state dengan kepadatan energi tinggi.