Menurut Achmad, mobil awalnya melaju di Jalan Letjen S Parman. Pengemudi kemudian kehilangan kendali hingga menabrak separator busway. Menurut dugaan, kendaraan itu terbakar setelah menghantam separator busway dan mengalami korsleting.
"Dugaan penyebab diduga dari laka tunggal menabrak separator busway sehingga menimbulkan percikan api kemudian api membesar dan membakar mobil," tuturnya.
Peristiwa itu dilaporkan sekitar pukul 05.04 WIB. Petugas damkar tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 05.18 WIB.
Sebanyak tiga unit mobil pompa dan 15 personel dikerahkan. Api berhasil dipadamkan dan operasi dinyatakan selesai pada pukul 06.18 WIB.