Diberitakan Car News China, dari data industri yang dikutip dalam laporan terbaru menunjukkan bahwa adanya penurunan harga yang berlaku pada beberapa model selama paruh pertama tahun 2026. Kemudian harga sel baterai lithium iron phosphate (LFP) dilaporkan di bawah 0,35 yuan per Wh. Tren penurunan ini merupakan tantangan yang tengah dihadapi produsen mobil sekaligus pemasok.
Zeng menyorot soal siklus perkembangan kendaraan yang singkat, masih menyisakan waktu yang cukup bagi produsen untuk mengidentifikasi cacat baterai sebelum produk masuk tahap produksi massal.
China juga sebelumnya pernah mengalami kasus terkait kualitas baterai. Pada kasus sebelumnya itu, produsen mobil dan pemasok baterai ikut terlibat. Pada Desember 2025, Viridi E-Mobility Technology yang merupakan anak perusahaan Geely, menggugat produsen baterai Sunwoda. Baterai itu dituduh cacat kualitas pada sel baterai yang dipasok pada periode Juni 2021-Desember 2023. Sunwoda dituntut ganti rugi sebesar 2,31 miliar yuan. Sengketa tersebut kemudian berhasil diselesaikan karena Sunwoda setuju membayar 608 juta yuan setelah memperhitungkan jumlah yang telah ditanggung sebelumnya.