"Angin tadi menarikku ke arahnya, lalu mendorongku menjauh," kata Bezzecchi dikutip dari GPOne. "Itu terjadi tiga atau empat kali. Aku ingin mengerem lebih terlambat, tapi posisiku terlalu ke kiri," sambungnya.
Posisi tersebut memaksa Bezz untuk mempercepat pengereman, yang tidak hanya memungkinkan Marquez untuk menyalip, tetapi juga memungkinkan Pedro Acosta menyusul dari sisi luar dan merebut posisi kedua.
Bahkan Marquez pun mengakui bahwa ia sempat merasakan ketakutan sejenak. Ducati-nya, yang sedang dalam akselerasi penuh dengan gigi enam, bahkan sempat sedikit terangkat saat terseret ke arah Aprilia.