NADIKABAR.COM — Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi MPR RI Budi Muliawan berharap Perpustakaan MPR RI dapat dikembangkan menjadi pusat literasi konstitusi dan pembelajaran Empat Pilar bagi masyarakat.
“Sebagai lembaga yang berwenang mengubah dan menetapkan UUD NRI Tahun 1945, sudah seharusnya Perpustakaan MPR menjadi pusat literasi konstitusi yang utama di Indonesia,” kata Budi dalam rapat curah pikiran (brainstorming) Perpustakaan MPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan perpustakaan tersebut perlu menyediakan akses terhadap sejarah, dokumen, dan perkembangan hukum dasar negara yang dapat dimanfaatkan masyarakat, akademisi, hingga generasi muda.