NADIKABAR.COM — Marah merupakan emosi yang wajar saat menghadapi situasi yang kurang menyenangkan. Emosi ini juga tidak selalu terpancing karena masalah besar. Kondisi yang biasa dihadapi sehari-hari seperti macet, cuaca panas, atau polusi juga bisa menjadi penyebabnya.
Penting untuk mengingat bahwa tidak semua situasi bisa kita kendalikan. Perkataan orang lain yang memancing emosi ataupun bencana alam adalah hal yang tidak bisa kita atur. Hal yang bisa kita kendalikan adalah diri kita sendiri. Lalu, bagaimana caranya untuk mengendalikan emosi agar tidak mudah marah? Simak langkah-langkahnya di bawah ini.
Menurut Verywell Mind, mengenali penyebab munculnya amarah bisa membantu seseorang untuk mengontrol emosi dengan lebih baik. Pemicu kemarahan dapat berupa jalanan yang macet, sindiran dari orang lain, tubuh yang lelah, atau antrean yang panjang.
Memahami apa yang menyebabkan emosi marah bukan ditujukan untuk menyalahkan orang lain atau keadaan tetapi untuk mempersiapkan diri menghadapi masalah dengan tenang. Amarah bisa dikontrol sebelum menghadapi situasi yang dapat memancing emosi tersebut.
Mayo Clinic menjelaskan bahwa menggerakkan badan bisa meredakan stres yang bisa memicu amarah. Saat kemarahan sedang tersulut, cobalah untuk jalan cepat, lari, yoga, memutar leher, memutar bahu, atau aktivitas fisik lainnya.
Menenangkan otot progresif juga bisa membuat tubuh menjadi rileks. Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan menegangkan lalu mengendurkan berbagai otot yang ada di tubuh sambil menarik napas secara perlahan.