"Penindakan harus menjangkau pelaku perorangan, korporasi, pihak yang memperoleh keuntungan, serta pihak yang menghalangi proses hukum," tuturnya.
Hal serupa turut disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas. Dia sangat mengapresiasi langkah Polri.
"Saya sepenuhnya apresiasi dan tinggi harapan," katanya.
Dia mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Polri terkait karhutla. Di antaranya, baik melalui Focus Group Discussion (FGD) maupun seminar.
"Muhammadiyah siap sinergis dengan Mabes Polri untuk analisis sistemik faktor hilir (karhutla) dengan hulu (berupa kebijakan kementerian terkait dan pihak-pihak pemberi AMDAL serta peran kartel korporasi)," paparnya.
"(Kedua), FGD dan seminar bersama Polri dengan stakeholders demi masa depan hak hidup rakyat dengan sumber daya alam yang sehat," lanjut dia.