NADIKABAR.COM β€” Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Nasional dan Mudzakarah Perhajian guna penguatan ekosistem dan kelembagaan penyelenggaraan haji melalui konsolidasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah.

β€œKalau ini (kelembagaan) dikonsolidasikan dan disinergikan, maka akan menjadi potensi ekonomi yang sangat besar,” kata Ketua Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Ziyad di Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan potensi tersebut, antara lain berasal dari kegiatan bimbingan manasik haji, penyediaan perlengkapan manasik, kebutuhan oleh-oleh jamaah, hingga layanan umrah. Potensi itu dinilai dapat dikembangkan melalui kerja sama antarlembaga dan konsolidasi KBIHU yang dimiliki Muhammadiyah.

Menurut dia, Muhammadiyah memiliki potensi besar dalam pembinaan jamaah haji. Pada tahun lalu, sekitar 12.500 peserta haji tercatat mengikuti pembinaan melalui KBIHU Muhammadiyah, belum termasuk jamaah yang belum terjangkau, karena belum tersedianya KBIHU di sejumlah daerah.

Ziyad mengatakan penguatan ekosistem tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap pengembangan ekonomi dalam penyelenggaraan haji dan umrah.