NADIKABAR.COM — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan pihaknya menolak dengan tegas rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia karena dukungan penyanyi tersebut terhadap Israel, dan penolakan itu sesuai dengan amanah Undang Undang Dasar 1945.

"MUI berketetapan hati bahwa sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945 bangsa Indonesia harus teguh memberikan simpati dan membela Palestina serta menghapuskan segala bentuk penjajahan yang dilakukan siapapun termasuk Zionis Israel," kata Dewan Pimpinan MUI Sudarnoto A Hakim di Jakarta, Senin.

Dalam kajian dan penelusuran MUI melalui berbagai sumber ditemukan data kuat bahwa sejumlah konser Andrea Bocelli yang lalu terkait kuat dengan simpati dan bahkan dukungannya terhadap Israel. Salah satunya adalah penampilannya dalam konser The Friends of Israel Defence Force (FIDF) di Los Angeles tahun 2010.

"Acara ini dimaksudkan untuk menggalang dana bantuan kepada IDF, pasukan Zionis Israel yang selama ini telah dan terus melakukan genosida, menghancurkan Gaza, dan kejahatan internasional lainnya," katanya.

Dia menyebutkan bahwa sikap MUI sejalan dengan Fatwa MUI No 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina. Oleh karena itu, Indonesia tidak boleh menjadi tempat bagi siapapun yang simpati dan memberikan dukungan kepada zionisme Israel, termasuk Andrea Bocelli.

"Membiarkan mereka melakukan kegiatan di Indonesia adalah pelanggaran serius terhadap amanah konstitusi, melukai bangsa Palestina dan merusak kemaslahatan umat dan bangsa," ujarnya.

Pihaknya pun mendorong pemerintah untuk segera melakukan langkah tegas tidak mengizinkan dan membatalkan seluruh rencana acara konser Andrea Bocelli.

Selain itu, dia meminta kepada pemerintah senantiasa tetap istiqomah dan sungguh-sungguh mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Indonesia yang tidak terafiliasi dengan zionis Israel sebagai bentuk kedaulatan ekonomi dan kebudayaan Nasional.

"MUI meminta kepada pihak Andrea Bocelli dan semua pihak untuk memahami dan menghormati keputusan MUI ini serta berharap tidak menyampaikan pandangan yang kontra produktif atas sikap MUI ini," katanya.