Ia juga mengingatkan umat senantiasa mengedepankan sikap moderat, menjunjung tinggi prinsip tabayyun atau mengecek kebenaran informasi dan menempatkan keragaman pemahaman sebagai kekayaan intelektual umat Islam, bukan sebagai sumber permusuhan.
Maka perbedaan tidak perlu dipaksakan harus sama, karena perbedaan datangnya dari sang Pencipta alam semesta Allah SWT.
"Imam masjid maupun ulama memiliki tanggung jawab membina umat untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama, baik itu dalam majelis maupun dalam pertemuan lainnya, supaya umat memahami secara utuh hakekat beragama," kata Ketua MUI Palu Zainal Abidin.