Perusahaan perlu melihat AI dari perspektif menyeluruh, bukan hanya mempertimbangkan model yang digunakan atau pilihan antara cloud dan on-premises.
Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin menjelaskan bahwa Frontier AI tidak merujuk pada merek atau model tertentu, melainkan kategori kapabilitas AI paling maju pada suatu waktu.
Kapabilitas ini terus berkembang, termasuk dalam penalaran, pemrograman, perencanaan dan penggunaan perangkat. Perubahannya terlihat dari evolusi AI sebagai assistant yang menjawab pertanyaan, copilot yang membantu pekerjaan, agent yang menggunakan perangkat untuk menyelesaikan tugas, hingga multi-agent yang mengoordinasikan berbagai peran dan workflow.
"Dengan begitu, AI dapat berkembang sebagai sistem perusahaan yang terkelola, bukan hanya kumpulan teknologi yang terpisah-pisah," ujarnya.