NADIKABAR.COM β Director Account Management FSI and Commercial Multipolar Technology Herryyanto menekankan pentingnya mengorkestrasi teknologi kecerdasan buatan atau AI sebagai bagian dari sistem inti perusahaan.
βPendekatan ini menempatkan AI bukan sekadar sebagai model atau aplikasi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai sebuah sistem terpadu yang melibatkan data, platform, infrastruktur, keamanan dan operasional bisnis," kata Herryyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, kebutuhan itu semakin relevan ketika perusahaan memasuki era Frontier AI, yaitu kategori model AI dengan kapabilitas yang paling maju, setidaknya untuk saat ini.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat pengambilan keputusan dan mengotomatisasi proses bisnis.
Seiring perkembangan teknologi, kata dia, batas kemampuan Frontier AI juga terus bergeser. Perubahan tersebut membawa AI dari semula hanya berperan menjawab pertanyaan menjadi memiliki kemampuan untuk mengambil tindakan.
Menurut Herryyanto, siklusnya berkembang dari asisten yang memberikan informasi, copilot yang membantu pekerjaan, AI agent yang menggunakan perangkat untuk menyelesaikan tugas, hingga sistem multi-agent yang mengoordinasikan berbagai peran dan alur kerja (workflow).
"Semakin mandiri AI bekerja, semakin penting pula tata kelola, pemantauan dan pengawasan dari tim manusianya," ujarnya.
Bagi Multipolar Technology, orkestrasi AI berarti menghubungkan data, AI agent, aplikasi, infrastruktur, dan otomasi dalam satu pendekatan enterprise, dengan keamanan, tata kelola, kepatuhan, dan ketahanan sistem sebagai bagian dari rancangan sejak awal.
Melalui AI Framework, perusahaan dapat membangun fondasi untuk mengembangkan "use case" secara lebih terarah, dari tahap awal hingga penerapan yang lebih luas, tanpa mengabaikan kontrol dan kebutuhan operasional.
Perusahaan perlu melihat AI dari perspektif menyeluruh, bukan hanya mempertimbangkan model yang digunakan atau pilihan antara cloud dan on-premises.
Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin menjelaskan bahwa Frontier AI tidak merujuk pada merek atau model tertentu, melainkan kategori kapabilitas AI paling maju pada suatu waktu.
Kapabilitas ini terus berkembang, termasuk dalam penalaran, pemrograman, perencanaan dan penggunaan perangkat. Perubahannya terlihat dari evolusi AI sebagai assistant yang menjawab pertanyaan, copilot yang membantu pekerjaan, agent yang menggunakan perangkat untuk menyelesaikan tugas, hingga multi-agent yang mengoordinasikan berbagai peran dan workflow.
"Dengan begitu, AI dapat berkembang sebagai sistem perusahaan yang terkelola, bukan hanya kumpulan teknologi yang terpisah-pisah," ujarnya.