Orang tua NA, Desi Mandalasari (37) mengaku murka dengan kejadian yang dialami putrinya itu. Menurut Desi, dirinya tak langsung mengetahui kejadian brutal tersebut.
"Pulang sekolah, saya lihat wajahnya babak belur. Ditanya kenapa wajah seperti itu, tapi anaknya tidak menjawab," ujar Desi kepada wartawan di rumahnya, Rabu, (9/9/2026).
Di tengah rasa penasarannya itu, Desi kemudian menemukan jawaban, tatkala dia melihat rekaman video saat NA tengah disiksa para pelaku.
Desi berang bukan main. Desi mengaku tak kuasa menahan tangis, lantaran murka terhadap aksi para pelaku, sekaligus kasihan terhadap anaknya itu.
"Seumur-umur saya tidak pernah berbuah seperti itu. Ini malah bertindak seenaknya. Saya tidak terima," katanya.
Usai mengetahui kejadian itu, Desi, NA dan sejumlah kerabat kemudian mendatangi Polsek Sukawening untuk membuat laporan. Petugas kemudian mengarahkan mereka ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Garut.