NADIKABAR.COM — Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menutup sementara akses pengunjung ke ruang pameran tetap untuk persiapan revitalisasi tata pamer mulai 22 Oktober hingga 17 November 2026.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam mengatakan penutupan tersebut hanya berlaku untuk ruang pameran tetap, sedangkan museum secara keseluruhan tetap beroperasi dan melayani kunjungan wisatawan.

"Selama penutupan sementara ruang pameran tetap, pengunjung masih bisa mengakses ruang geologi dan kompleks rumah adat yang ada di halaman museum," ujarnya saat ditemui di Museum NTB, Mataram, Rabu.

Nuralam menuturkan ruang geologi berisi informasi kekayaan geologi Nusa Tenggara Barat yang berkaitan dengan Gunung Samalas dan Gunung Tambora, serta berbagai koleksi batuan.

Sedangkan Taman Mantar di halaman Museum NTB memajang beragam artefak mulai dari rumah adat, cidomo, lingga dan yoni, meriam, hingga jangkar kapal laut.