NADIKABAR.COM — Musim kemarau dengan suhu udara cenderung lebih tinggi mendorong penggunaan air conditioner (AC) menjadi lebih sering. Masalahnya, durasi penggunaan lebih panjang membawa kekhawatiran pada meningkatnya beban tagihan.
Sementara mengurangi durasi pemakaian kerap tak dapat menjadi pilihan. Hal ini karena sama artinya dengan mengorbankan kenyamanan.
Dengan langkah tepat, pendinginan ruang dapat tetap berjalan, sekaligus terhindar dari membengkaknya biaya tagihan. Simak hal yang perlu diperhatikan untuk membuat pemakaian AC tetap hemat listrik, terlebih saat musim kemarau.
1. Pastikan Kapasitas AC Sesuai Ruangan
Menggunakan kapasitas AC yang tepat sesuai kebutuhan ruang kerap menjadi hal yang luput dari perhatian. Padahal, kesesuaian kapasitas pendinginan dengan luas dan kondisi ruangan, berpengaruh dalam kemampuan AC mendinginkan ruangan dalam waktu yang cepat.
Sederhananya, AC dengan PK yang tidak sesuai, menjadikannya bekerja lebih keras sehingga membuat konsumsi listrik AC lebih tinggi untuk mencapai suhu yang diinginkan. Dengan pilihan kapasitas AC yang tepat, membuat konsumsi listrik jadi lebih efisien.
Pertimbangkan berbagai sumber panas dalam ruang, di antaranya jumlah orang, aktivitas yang biasa terjadi didalamnya serta paparan sinar matahari. Pertimbangkan pula sumber panas lain seperti dari berbagai perangkat elektronik dalam ruangan.
Perhitungan PK AC untuk mendapatkan kapasitas yang sesuai dapat dilakukan secara langsung melalui simulasi yang tersedia di website Daikin https://caramemilihac.daikin.co.id/calculator
2. Kurangi Masuknya Hawa Panas ke Dalam Ruangan
Sejalan dengan kerja AC untuk menyejukkan ruang sesuai suhu yang diinginkan, saat AC menyala, Anda perlu mendukungnya dengan meminimalkan masuknya hawa panas dari lingkungan sekitar.
Ini termasuk memastikan pintu dan jendela tetap dalam keadaan tertutup sehingga untuk meminimalkan celah masuknya hawa panas dari luar. Disisi lain, penggunaan tirai atau gorden mesti juga menjadi pertimbangan untuk mengurangi panas ruang akibat paparan sinar matahari.
Semakin rendah suhu target, semakin lama pula AC dapat bekerja untuk mencapainya, terutama ketika suhu di luar ruangan sedang tinggi. Karena itu, mengatur suhu AC pada tingkat yang wajar dapat membantu menjaga kenyamanan sekaligus menghindari penggunaan energi yang tidak perlu.
Untuk penggunaan bijak, sebaiknya atur suhu sekitar 24-26 derajat Celsius. Tingkat suhu ini dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan keseimbangan antara kenyamanan dan penggunaan energi.