"Informasinya ada pemiliknya (kasino), dan ini masih ini masih buron. Kemarin yang diamankan itu baru petugas-petugasnya, karyawan-karyawannya dan lain sebagainya," kata Anggaito.

Anggaito mengungkapkan, pemilik selama ini jarang terlihat di kasino. Meski demikian, polisi masih memburu keberadaannya.

"Jadi yang bertanggung jawab di sini juga tidak pernah di sini informasinya. Jadi kita juga masih dicari, mudah-mudahan nanti bisa segera ketemu," terangnya.

Pemilik Kasino, kata Anggaito, merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Dia merupakan aktor yang mengubah bangunan gudang menjadi tempat kasino.

"(Pemiliknya WNA atau WNI?) WNI," pungkasnya.

Dia juga menyebut salah satu dari 65 orang tersangka adalah warga negara asing (WNA) asal China. Anggaito menegaskan kasusnya ditangani Bareskrim.

"Ada satu orang warga negara asing (WNA), yaitu warga negara China. Itu semuanya ditangani di Bareskrim," tegasnya.