Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Mataram, Prof. H. Zaenal Asikin yang turut memberikan pandangan mengenai perkembangan situasi ketatanegaraan.
Dalam diskusi tersebut, ia menekankan pentingnya masyarakat memahami persoalan bangsa melalui perspektif hukum dan konstitusi, bukan semata-mata berdasarkan opini maupun informasi yang berkembang di ruang publik.
"Situasi bangsa harus disikapi secara rasional dan konstitusional. Masyarakat perlu melihat setiap persoalan berdasarkan aturan hukum yang berlaku, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta tetap mengedepankan kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PB NW membangun komunikasi dan menyamakan pandangan di tengah dinamika nasional.
PB NW berharap seluruh jamaah Nahdlatul Wathan tetap menjaga ketenangan, memperkuat ukhuwah, serta berkontribusi menciptakan suasana masyarakat yang damai, sejuk, dan kondusif.