CEO Saudi Aramco Amin Nasser bahkan pernah menyebut pipa tersebut lebih berperan dalam menjaga stabilitas pasar minyak dibandingkan pelepasan cadangan minyak strategis secara besar-besaran yang dipimpin AS. Pernyataan itu disampaikan Nasser dalam paparan kinerja perusahaan pada Agustus.

Tekanan terhadap Arab Saudi juga datang dari kelompok-kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Iran. Pada awal pekan lalu, kelompok Houthi di Yaman menyerang fasilitas energi dan sejumlah aset sipil di Saudi.

Berdasarkan laporan media pemerintah Saudi, serangan itu menyebabkan lebih dari 70 orang terluka. Houthi juga dilaporkan telah merebut Pulau Perim yang berada di Selat Bab el-Mandeb setelah sebelumnya menguasai kota pelabuhan Mokha di pesisir barat Yaman.

Penguasaan wilayah tersebut membuat posisi Houthi semakin kuat untuk mengganggu lalu lintas minyak melalui Bab el-Mandeb, salah satu akses yang menghubungkan Laut Merah bagian selatan dengan pasar global. Sebelumnya, Houthi telah mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi pada Juli.