"Kalau untuk fasilitas difabel masih kurang, semoga nanti ditingkatkan. Nggak apa-apa, ada kurang-kurang sedikit. Namanya juga awal, nanti pasti diperbaiki," imbuhnya.

Program Namu Balai Kota sempat diuji coba pada Sabtu (3/10). Saat uji coba, tampak antusiasme pelajar hingga anak pejuang kanker.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan antusiasme pengunjung di luar dugaan. Dia mengatakan antusiasme tersebut cukup tinggi.

"Yang pertama acara 'Namu Jakarta' memang antusiasmenya tinggi sekali. Kan kita sampai ganti shift sebenarnya," ujar Pramono kepada wartawan di Velodrome, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (4/10).

Pramono mengatakan antusiasme pengunjung di luar dugaan hingga menyebabkan antrean panjang. Sebab itu, Pramono mengatakan kegiatan tersebut akan dilakukan secara rutin.

"Tetapi karena antusiasmenya yang di luar dugaan sehingga kemudian antreannya menjadi panjang. Tetapi prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi," jelasnya.

"Tetapi kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang pengen tahu tentang balai kota dan seluruh isinya kami persilakan," tutupnya.