Ada satu hal yang justru tidak boleh dilakukan yaitu nasi dingin berarti nasi yang dibiarkan begitu saja di meja semalaman. Nasi panas yang telah dimasak harus perlu ditangani dan disimpan dengan benar.

Sebuah tinjauan ilmiah tentang Bacillus cereus pada nasi menjelaskan bahwa bakteri tersebut dapat berkembang pada nasi dan menyebabkan keracunan makanan. Penanganan serta suhu penyimpanan yang tidak tepat, termasuk saat proses pendinginan dan pemanasan kembali, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan.

Jadi, nasi dingin atau nasi panas, mana yang lebih sehat? Jika dilihat dari perubahan pati dan respons gula darah, nasi yang didinginkan dengan benar lalu dipanaskan kembali punya sedikit keunggulan karena kandungan pati resistennya dapat meningkat. Meski begitu, nasi panas tetap sehat dikonsumsi, selama porsinya sesuai dan nasi disimpan dengan aman.

Artikel ditulis Nency, mahasiswi PKL Unimed di NadiKabar.com