NADIKABAR.COM — Di tengah prosesi Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon, sejumlah sajian ikut dibawa dalam iring-iringan menuju Langgar Agung. Di antaranya adalah nasi jimat dan air serbat.
Kedua sajian tersebut menjadi bagian dari hidangan yang disiapkan khusus dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kasepuhan, Rabu (26/8) malam.
Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat mengatakan nasi jimat merupakan salah satu sajian yang selalu hadir dalam peringatan Maulid Nabi di Keraton Kasepuhan.
"Dalam peringatan kelahiran Maulid Nabi, kami di Keraton Kasepuhan membuat salah satu hidangan. Masyarakat yang menyebutnya nasi jimat," kata Goemelar saat ditemui di Keraton Kasepuhan.
Dari tampilannya, nasi jimat sekilas terlihat seperti nasi kebuli dengan warna sedikit kecokelatan. Sementara untuk rasanya sendiri cenderung gurih.
"Memang seperti nasi kebuli, kalau dari tampilannya. Sedangkan untuk rasanya itu gurih," terang Goemelar.
Ia menjelaskan, dalam tradisi Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan, nasi jimat disajikan bersama sejumlah lauk. Ada ikan bekasem, ayam, tempe, telur dan lauk lainnya.