NADIKABAR.COM — Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkap nasib 6 pejabat Kantor Wilayah Perum Bulog DKI Jakarta yang dicopot. Pencopotan dilakukan usai temuan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikemas ulang dan dioplos.
Rizal menerangkan sanksi terberat jika terbukti bersalah akan mengikuti prosedur hukum atau undang-undang yang berlaku. Meski begitu, saat ini proses pendalaman akan keterlibatan orang dalam Bulog masih berlanjut. Jadi pencopotan masih bersifat sementara.
"Untuk sanksinya mengikuti prosedur hukum. Jadi sudah ada undang-undang pangan, undang-undang perlindungan konsumen, undang-undang korporasi dan lain sebagainya. Jadi kita mengikuti aturan pemerintah. Kalau ada nanti yang terlibat dan lain sebagainya, kita menyesuaikan dengan prosedur hukum yang sudah ada," kata Rizal usai melakukan sidak RPK di Jakarta, Jumat (30/10/2026).