Amalia menegaskan, masyarakat harus berpartisipasi agar pemutahiran data bisa sesuai dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Langkah ini penting mengingat sifat data yang sangat dinamis.

"Jadi kuncinya adalah pemutakhiran menjadi kunci supaya datanya sesuai dengan fakta yang terbaru," terangnya.

Berdasarkan catatan NadiKabar.com, seorang pengemudi becak motor, Timbul (49), warga Lendah, Kulon Progo, kaget tercatat sebagai desil 9. Dia yang mau mengurus keringanan untuk kuliah anaknya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pun bingung.