"Tergugat saat ini, maupun pada saat semua kampanye tahun ini berlangsung, secara pribadi mengetahui bahwa diperlukan izin untuk memutar lagu tersebut dalam kampanye, dan bahwa Young tidak pernah-serta tidak akan pernah-memberikan izin yang dimaksud," tulis gugatan tersebut.
"Donald J. Trump for President Inc. tidak mengajukan pembelaan dan langsung mencapai kesepakatan damai tak lama setelah menerima surat gugatan, dengan berjanji tidak akan pernah lagi menggunakan Rockin' in the Free World tanpa lisensi dan izin dari Young."
Variety menyebut gugatan baru ini tidak merinci ketentuan finansial maupun ketentuan lain dari kesepakatan pada 2020.
"Young telah mengalami kerugian pada reputasi dan citra dirinya akibat adanya kesan bahwa ia mendukung Donald J. Trump dalam bentuk apa pun," tulis isi gugatan terbaru.
Neil Young merupakan salah satu musisi yang paling vokal dalam menyatakan penentangannya terhadap Trump di ruang publik.