NADIKABAR.COM — Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi membuat sejumlah nelayan di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, memilih tidak melaut. Demi mengisi waktu sekaligus mempersiapkan peralatan, mereka memanfaatkannya untuk memperbaiki jaring hingga perahu.
Kondisi cuaca yang tidak bersahabat dinilai membahayakan keselamatan nelayan jika tetap memaksakan diri melaut. Sejumlah nelayan memilih menunggu kondisi laut kembali normal.
Syaiful (42), nelayan asal Desa Gisik Cemandi mengatakan, dirinya sudah dua hari tidak melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi.
"Saya sudah dua hari ini tidak melaut. Anginnya kencang dan ombaknya besar, jadi lebih baik tidak melaut," kata Syaiful kepada NadiKabar di Desa Gisik Cemandi, Selasa (1/9/2026).
Untuk mengisi waktu selama tidak melaut, Syaiful memilih memperbaiki jaring miliknya. Menurutnya, jaring yang digunakan untuk menangkap ikan terus-menerus tentu mengalami kerusakan sehingga perlu diperbaiki.