"Kalau tidak melaut seperti ini, saya memperbaiki jaring. Nanti kalau sudah bisa melaut, jaringnya sudah siap digunakan," ujarnya.

Syaiful mengatakan, kondisi angin kencang dan gelombang tinggi sulit diprediksi. Cuaca seperti itu bisa berlangsung selama beberapa hari hingga lebih dari satu pekan.

"Kadang bisa satu minggu, bahkan bisa sampai dua minggu. Jadi daripada tidak ada kegiatan, jaring saya perbaiki dan siapkan," jelasnya.

Hal senada disampaikan Santoso (54), nelayan lainnya. Ia mengatakan para nelayan harus memanfaatkan waktu ketika tidak melaut untuk melakukan perawatan terhadap peralatan yang digunakan mencari ikan.

"Sekarang memperbaiki jaring dulu. Kalau besok masih belum bisa melaut, ya memperbaiki perahu. Kalau perlu mesin perahu juga diperbaiki," kata Santoso.