Zulhas menerangkan kondisi nelayan yang lemah secara ekonomi berdampak langsung pada ketahanan perairan Indonesia. Ketika nelayan domestik tidak berdaya, laut ini menjadi rentan dijamah oleh kapal-kapal asing yang lebih kuat dari luar negeri.
"Apa dampaknya kalau nelayan kita miskin? Nelayan kita lemah. Nelayan kita lemah, artinya laut kita yang luas itu akan dikuasai oleh nelayan yang kuat. Siapa nelayan yang kuat? Ya dari Tiongkok, dari Vietnam, dari Thailand, dari Jepang, karena nelayan mereka makmur, kuat, bisa menguasai laut kita," beber Zulhas.
Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Zulhas menyebut potensi kekayaan laut Indonesia yang dicuri akibat kelemahan pengawasan dan nelayan yang tidak berdaya mencapai angka hampir Rp 200 triliun/tahun. Dampak ini berujung pada minimnya pendapatan negara.