NADIKABAR.COM — Sebuah restoran mie di Hong Kong dituntut oleh otoritas keamanan pangan setempat. Hal ini karena pelanggan menemukan bayi tikus hidup di pesanan makannya.
Keamanan pangan perlu dijaga secara ketat oleh pihak restoran untuk menghindari risiko bahaya serta menjaga kepercayaan pelanggan terhadap restoran tersebut. Sayangnya, beberapa restoran menganggap sepele aspek ini hingga berujung masalah kebersihan.
Contohnya insiden yang terjadi di restoran mie di Hong Kong. Belum lama ini restoran tersebut dituntut karena makanan yang disajikan telah membahayakan pelanggan.
Dilansir dari e.vnespress.net (10/9), masalah ini bermula dari seorang pelanggan yang menemukan seekor tikus baru lahir dan masih hidup dalam pesanan mie beras dengan topping sate sapi yang ia beli pada 7 September untuk dibawa pulang.
Pesanannya berasal dari restoran Wa Jer di lantai dasar Gedung Industri Wah Sing, Jalan Wah SIng, Hong Kong. Pelanggan anonim itu pun telah membayar HK$44 (Rp99.056) untuk satu set mie beras sate sapi bersama dengan omelet ham, dan minuman.
Biasanya, satu set makanan tersebut dibanderol dengan harga HK$49 (Rp110.302), tetapi memang ada tambahan diskon 10% untuk pelanggan yang melakukan pengambilan langsung.
Pelanggan wanita ini kebetulan bekerja di sebuah agen properti dekat Kwai Chung. Biasanya ia membawa bekal makan siang sendiri, tetapi karena dirinya sedang berada di luar kantor, ia memutuskan membeli hidangan dari restoran tersebut dan mengambilnya langsung.