Pemilihan jenis alat pacu jantung tetap bergantung pada kondisi masing-masing pasien. Tidak semua pasien cocok menggunakan pacemaker konvensional sehingga dalam kondisi tertentu, dokter dapat mempertimbangkan penggunaan teknologi yang lebih modern.

"Biasanya yang usianya sangat lanjut, biasanya ringkih, kulitnya tipis, itu kalau misalnya kami lakukan pemasangan pacemaker yang standar itu risiko infeksi tinggi," katanya.

Kondisi lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah pasien yang menjalani cuci darah secara rutin dan membutuhkan akses pada pembuluh darah berukuran besar.

"Atau pada pasien dengan cuci darah, yang harus rutin cuci darah rutin dengan akses pembuluh darah besar," tutupnya.